Saatnya Beralih Ke Domain Anything ID

domain anything idAda berita baik untuk para pengguna internet khususnya untuk pelaku bisnis  dan instansi pemerintah di Indonesia.

Mulai 20 Januari 2014, PANDI (Pengelola Nama Domain Internet Indonesia) akan meluncurkan domain apapun.id atau secara internasional dikenal dengan istilah anything.id

Apa Itu Anything.ID

Anything.id merupakan istilah untuk penggunaan  DTT (domain tingkat tinggi) Id (Indonesia) secara public. Penggunaan nama anything.id contohnya astamediagroup.id, keminfo.id dan seterusnya.

Sebelumnya kita hanya familiar dengan DTD (domain tingkat dua ) Id yang telah banyak digunakan oleh Perorangan, instansi pemerintah ataupun perusahaan. Ada sebelas Domain DTD yang kita kenal selama ini yaitu : co.id, biz.id, web.id, my.id, or.id, sch.id, ac.id, desa.id, net.id, go.id, dan mil id.

Alasan PANDI meluncurkan anything.id disebabkan banyaknya permintaan publik Indonesia yang ingin memiliki domain berakhiran id. Pemintaan tersebut datang  dari kalangan pengusaha, perorangan, organisasi nirlaba, bahkan pemerintah pun merasa perlu memiliki domain DTT ID. Beberapa kementerian seperti Keminfo dan kementerian luar negeri pun telah mengajukan permintaan untuk anything.id

PANDI sendiri menargetkan 600.000 merk dagang yang terdaftar di Direktorat Jenderal Hak dan Kekayaan Intelektual dan 400.000 penggunaan personal untuk beralih menggunakan domain anything.id.

Trend Global Penggunaan DTT (anything)

Penggunaan DTT di beberapa Negara sudah sedemikian maraknya seiring dengan perkembangan internet di Negara-negara tersebut. Pertumbuhan DTT bahkan melampaui pertumbuhan DTD yang masih stagnan.

Hal ini juga didukung oleh pembukaan pendaftaran (dot) anything oleh ICANN,( sebuah organisasi non profit yang mengurusi keamanan internet) di awal 2012 lalu. Fakta inilah yang mendorong Publik Indonesia untuk segera mendapatkan domain anything.id.

Besarnya Minat Penggunaan Anything.id

Berbagai alasan muncul mengapa domain anything ID menjadi sangat diminati. Bagi pengusaha, adanya domain ID akan mengukuhkan merk dagang mereka di Indonesia. Sedangkan bagi personal ada kebanggaan tersendiri menggunakan ID sebagai wujud nasionalisme. Dipihak institusi pemerintah, domain anything.id dapat dipergunakan untuk program kerja tertentu.

Penggunaan domain Id berarti Anda dapat menyingkat nama domain itu sendiri sesuai dengan kebutuhan. Anda tentunya lebih memilih domainku.id ketimbang domainku.web.id.  Selain itu penggunaan domain anything Id juga dapat mempercepat resolve domain (pengalihan nomor IP ke nama domain yang lebih mudah untuk diingat).

Syarat Penggunaan Domain Anything.id

Domain anything Id dapat dipergunakan oleh seluruh warga Negara Indonesia. Anything.id bisa dipergunakan oleh Personal, instansi pemerintah, perguruan tinggi, organisasi dan lain sebagainya. Nantinya domain ini dapat pula digunakan oleh instansi asing yang mempunyai perwakilan di Indonesia.

Untuk penggunaan domain Id diperlukan legalitas yang jelas oleh pihak calon penggunanya. Untuk perorangan misalnya dibutuhkan identitas yang jelas sesuai dengan KTP atau Paspor. Untuk pendaftaran harus pula menyertakan scan KTP. Sedangkan untuk perusahaan dibutuhkan TDP, NPWP perusahaan, SIUP atau Akta Perusahaan.

Tahapan Pendaftaran Domain Anything.id

Untuk pendaftaran domain anything.id ini, PANDI memberikan 4 tahap yaitu :

  • Tahap Sunrise
  • Tahap Grandfather
  • Tahap Landrush
  • Tahap General Availability

Pendaftaran tahap sunrise akan dimulai pada tanggal 20 Januari sampai 17 April 2014. Tahap ini hanya dapat digunakan oleh pemegang merk yang terdaftar di Kementerian Hukum dan HAM. Nama domain yang didaftarkan pun tidak boleh sembarangan.

Nama domain.id harus sesuai dengan nama yang tercantum dalam sertifikat merek. Pendaftaran tahap sunrise dikenakan biaya administrasi sebesar Rp.500.000 (lima ratus ribu rupiah) dan untuk akuisisinya akan dikenakan biaya Rp 5 juta.

Pendaftaran tahap grandfather akan dimulai tepat pada hari kartini nanti yaitu 21 April sampai 13 Juni 2014. Tahap grandfather sendiri dikhususkan bagi pemegang domain second level atau (DTD) yang sudah ada sebelumnya misalnya pemegang domain .co.id, .go.id,atau .ac.id.

Pendaftaran tahap grandfather juga tidak sembarangan, karena nama domain yang dipilih hanya boleh sama persis dengan domain second level yang dimiliki sebelumnya. Misalnya astamediagroup.co.id hanya boleh mendaftarkan nama astamediagroup.id. Untuk biaya pendaftaran tahap grandfather, dikenakan biaya administrasi sebesar Rp 250 ribu dan untuk akuisisi dikenakan biaya sebesar Rp 2,5 juta.

Setelah kedua tahap diatas berakhir, selanjutnya akan dibuka tahap landrush dimana semua warga Negara Indonesia yang telah memenuhi syarat bisa berebut untuk mendapatkan nama domain.id yang mereka inginkan.

Perebutan nama domain.id akan menggunakan sistem lelang. Lelang nama domain.id dimaksudkan untuk menghindari sengketa dimana ada dua atau lebih pihak yang mendaftarkan nama domain.id yang sama dan kesemuanya memenuhi syarat. Seperti yang Anda ketahui, dengan menggunakan sistem lelang maka nama domain.id akan jatuh pada penawar tertinggi.

Untuk tahap lLandrush akan dibuka mulai 16 Juni sampai 15 Agustus 2014. Biaya pendaftaran dikenakan sebesar Rp.100 ribu dan biaya akuisisi sebesar Rp.1 juta. Bagi pihak  pendaftar yang tidak mendapatkan hak atas nama domain.id yang mereka inginkan, PANDI akan mengembalikan dana akuisisi yang mereka bayarkan. Namun untuk dana administrasi tidak akan dikembalikan.

Tahap terakhir yaitu tahap general availability akan dimulai tepat pada hari proklamasi RI 17 Agustus 2014 nanti. Beda dengan tahap sebelumnya, tahap ini menggunakan prinsip siapa cepat dia dapat. Sama seperti cara kalau kita ingin membeli domain DTT .com,.net atau .org.

Pendaftar boleh siapa saja dan Anda tidak dikenakan biaya administrasi. Untuk akuisisi domain.id pada tahap ini Anda akan dikenakan biaya sebesar Rp. 500 ribu pertahun itupun harga belum termasuk PPN. Harga ini boleh terbilang mahal, alasannya jelas karena domain.id tergolong domain premium.

Jika Anda berminat mendapatkan domain anything.id silahkan mendaftar di daftar domain id. Selamat berburu domain anything.id.

Try Akbar Sjarief
We call him Akbar, the big guy in the office. He is the one who manage all about AstaMedia Blogging School. He creates schedule for the school, manage all of the teacher, and decides anything about ABS. Visit his blog.

5 Komentar untuk “Saatnya Beralih Ke Domain Anything ID”

  1. Fajrin
    02/01/2017 at 4:16 pm #

    Saya lebih suka domain dot com gan. Masyarakt kita sudah tidak asing lagi mendengan domain tersebut

    Reply
  2. Toni
    18/08/2014 at 7:51 am #

    Kalau dibandingkan dengan .co (alternatif .com) dan .me (personal) sebenarnya masih kalah bagus. Saya lebih suka kalau harganya setara dengan domain .co atau .me supaya domain .id bisa dikenal dan dipakai orang luar juga, itu bisa jadi kebanggaan untuk kita 🙂

    Reply
  3. online wanita
    28/04/2014 at 8:56 pm #

    udah ga sabar buat blog ku nih …

    Reply
  4. Luckystar Media
    24/02/2014 at 4:44 am #

    Iya bro… ni berianya bener atau engga.. hehe.. tp semoga bisa memudahkan internet marketer

    Reply
  5. rohmat
    14/02/2014 at 3:31 am #

    mahal juga ya gan harganya…saya baca artikel ini di paragraf pertamanya:"Pada 20 Januari 2014 mendatang" kok mendatang ya??bukannya januari sudah lewat ya?? #koreksi gan kalo salah…thanks artikelnya..

    Reply

Berikan Komentar Anda