Menulis artikel itu tidak seperti yang diajarkan di Sekolah

Menulis artikel di blog

Hari ini, hampir semua orang adalah blogger. Saya seorang blogger, anda seorang blogger, bahkan orang yang mengomentari di postingan ini akan menjadi blogger juga. Dan setiap orang dari kita memiliki tujuan utama menyediakan “konten berkualitas”.

Namun, masalah utama adalah bahwa hampir segala sesuatu di sekitar kita-sosial media maupun lingkungan riil-mencoba untuk mencegah kita dari melakukan hal ini.

Dan adalah fakta bahwa ada sejumlah besar tips online tentang bagaimana menulis dengan baik, tipsnya malah tidak terstruktur. yang ada hanya berbagai potongan-potongan informasi di sana-sini, sehingga sulit untuk mengingat dan mengaplikasikannya ketika Anda memulai untuk menulis.

Sesuai janji saya di artikel yang lalu, saya ingin berbagi dengan anda tentang cara yang menulis (artikel) yang baik dan menarik yang mungkin tidak seperti yang telah diajarkan di sekolah anda. Sistem belajar di sekolah mungkin berbeda-beda, tapi saya cukup yakin bahwa aturan-aturan umum menulis diajarkan oleh guru-guru hampir sama di seluruh dunia. Jangan ragu untuk mengoreksi saya (termasukĀ  dalam artikel ini).

Sebagai blogger, kita akan mencoba melakukan hal yang berlawanan dengan apa yang diajarkan disekolah.

Tidak menggunakan kalimat/teks yang panjang

Mungkin guru Anda mengatakan kepada Anda untuk menggunakan paragraf yang panjang sehingga Anda dapat menjelaskan maksud Anda dengan sangat rinci. Kalimat yang panjang mungkin mudah untuk dipahami pada selembar kertas, tetapi tidak pada layar komputer.

Gunakan maksimal empat sampai enam baris kalimat/teks per paragraf.

Jangan menunggu untuk menyampaikan maksud anda

Trik menulis pada media online adalah untuk menyampaikan maksud anda pada awal tulisan. Para pembaca tidak punya waktu untuk membaca sebanyak 600 kata diartikel Anda untuk tahu apa tujuan/maksud artikel yang anda tulis. mungkin ini berlaku di sekolah, tetapi tidak secara online.

Sampaikan maksud anda dalam paragraf kedua (kecuali jika Anda membuat list post).

Cukup satu Ide

Posting blog harus sederhana. Ingat bahwa orang yang membaca artikel pada komputer mereka, dan membaca dari layar bukanlah hal yang paling nyaman untuk dilakukan.

Satu ide per post cukup. Jika Anda mencoba untuk memperkenalkan lebih dari satu ide, artikel anda akan berakhir menjadi membingungkan dan sulit untuk dipahami.

Jangan Meringkas

Jika Anda merasa seperti Anda perlu untuk meringkas posting Anda maka Anda membuatnya menjadi rumit.

Posting harus mudah untuk dipahami – tidak memerlukan ringkasan.

Gunakan Subheading yag mudah dipahami

Subheading hampir tidak ada di sekolah. Setidaknya, atau mungkin saya tidak ingat menggunakan Subheading di salah satu tugas sekolah saya.

Menggunakan Subheading adalah trik utama blogger dalam menyampaikan maksud mereka. Subheading berguna untuk membuat posting mudah dimengerti bahkan jika seseorang hanya membaca Subheading nya saja.

Coba anda baca hanya Subheading di artikel ini. Apakah anda masih mengerti?

Menulis menggunakan kata “Anda”

Di internet, bagaimanapun, tidak menggunakan kata “Anda” adalah semacam dosa besar yang Anda buat. Seperti melanggar sebuah norma/adat. Tulisan Anda adalah cara Anda berbicara kepada orang-orang. Dan bagaimana Anda berbicara kepada siapa pun tanpa merujuk kepada mereka secara langsung?

Sebagai contoh, ada 30 kata “Anda” di postingan ini.

Tidak Semuanya buruk

Saya bukan pesimis kok tentang edukasi di negara kita, beri tahu kami tentang elemen pendidikan sekolah yang mana yang Anda percaya sangat berguna untuk blogger-kami akan senang mendengarnya.

Asri Tadda
Founder dan CEO AstaMedia Group. Konsultan internet marketing, SEO dan online advertising di Indonesia. Follow @AsriTadda, Asri Tadda on Facebook and Asri Tadda on Google+. Untuk tutorial blogging dan panduan bisnis online, silahkan kunjungi blog personal Asri Tadda.

Berikan Komentar Anda