Google Primadona Pengguna Mesin Pencari di Internet

http://www.astamediagroup.comGoogle masih merupakan search engine yang dianggap hebat untuk saat ini bagi para pengguna mesin pencari di Internet, karena memiliki database yang sangat besar, serta kemampuannya untuk melakukan pencarian dalam berbagai tipe, seperti PDF, Word, Excel, PowerPoints, dan lain-lain.

Disamping kehadiran banyak iklan yang kacau balau dari blog, dan newsgroup, popularitas Google sering mengatur dan menghasilkan halaman pencarian yang berharga bagi para penggunanya, terutama dengan urutan pencarian yang mendekati hasil puncak, yang mendekati keinginan penggunanya, hanya pada beberapa halaman pertama, bahkan satu halaman pencarian dari Google saja tidak jarang penggunaannya sudah menemukan informasi yang mereka harapkan.

Melalui tuntunan yang disampaikan melalui blok ini,dan mungkin sebagai tambahan dalam bentuk kursus singkat atau konsultasi dengan kami, merupakan refleksi dari situasi Google dalam memenangkan posisi search engine yang dikenal hebat bagi para penggunanya, tidak hanya di Indonesia, namun banyak Negara di dunia ini. Disamping dukungan penilaian dari lembaga yang memiliki kredibilitas dalam bidang penelaahan search engine yang ada.

Kami berharap dengan membaca di astamediagroup.com dan mendalami setiap postingan anda dapat memanfaatkan layanan mereka lebih dalam terutama untuk mengoptimalkan mesin pencari untuk keperluan anda sebagai pemilik situs dalam mengkampanyekan situs anda tersebut.

Pada prinsipnya, jika anda mampu menguasai strategi yang diterapkan kepada Google, untuk search engine lainnya bisa dikatakan anda pun dapat pula menguasai strateginya. Suatu studi yang dilakukan oleh Overlap.

http://www.searchengineshoedown.com/stats/overlap,html

menunjukkan bahwa setengah dari halaman yang ada pada database terdapat pada database mereka. Untuk mendapatkan opini selanjutnya, bisa dimanfaatkan berbagai search engine popular lainnya yang kami tampilkan di bawah.

Terus terang, kami tidak menganjurkan anda untuk menggunakan meta search engine untuk pencarian halaman web, meskipun beberapa dari fitur  mereka mungkin berguna untuk beberapa pencarian.

Namun penulis juga tidak menutup informasi tentang hal ini, karena anda bisa saja memanfaatkannya untuk melakukan percobaan, ataupun riset.

Search engine, seperti yang banyak kita kenal, tidaklah benar-benar melakukan pencarian keseluruh World Wide Web secara langsung.

Masing-masing pencarian dilakukan dalam database yang menyimpan text dari masing-masing halaman yang ada di luar sana. Text dari halaman demi halaman disimpan ke dalam server database mereka.

Ketika anda melakukan pencarian web dengan menggunakan search engine, yang dilakukan adalah pencarian salinan halaman yang disimpan pada database mereka yang berisi salinan halaman tersebut pada saat terakhir mereka kunjungi.

Ketika anda mengclik link yang disediakan oleh halaman hasil pencarian yang dilakukan oleh search engine, sebenarnya alamat tersebut diberikan dari server search engine melalui versi saat ini yang ada di dalam database mereka tersebut.

Database yang ada pada search engine dipilih dan dijaring oleh program robot yang disebut dengan spider. Meskipun mereka “menjaring” halaman yang akan diambil dan disimpan kedalam database mereka, dalam kenyataannya bisa dikatakan bahwa mereka mengambilnya dari satu tempat.

Kemudian untuk menemukan halaman potensial lainnya, mereka mengacu kepada link-link yang terdapat pada halaman-halaman yang telah mereka simpan didalam database tadi. Mesin ini tidak dapat menuliskan suatu URL dan berfikir halaman-halaman yang mana yang akan mereka “coba” kunjungi.

Computer memang makin lama makin canggih, tapi mereka tetap saja tidak bisa kreatif memikirkan sendiri seperti manusia pada umumnya.

Jika suatu halaman web tidak pernah dilinkan dari halaman lainnya, maka spider dari search engine tidak akan menemukan halaman tersebut, mereka hanya memantaunya dari database yang mereka miliki.

Untuk situs yang benar-benar baru, dan belum ada satu pun situs lain yang membuat link mereka kesitus baru tersebut, maka tentu saja spider tidak akan mengenalnya.

Cara untuk membuat agar situs baru tersebut bisa terdaftar pada search engine, khususnya untuk situs yang belum dapat link dari situs lain, adalah dengan cara memberi tahu langsung search engine tersebut bahwa ada situs baru, pengerjaannya dilakukan oleh manusia. Hampir semua search engine memberikan fasilitas atau penawaran untuk ini.

Setelah spider menemukan suatu halaman, maka mereka akan mengirimkan hasil penemuan tersebut ke computer lain agar halaman tersebut di Index.

Program ini mengidentifikasi text, links serta isi lain pada halaman tersebut, lalu menyimpannya ke dalam file database mereka, sehingga melalui database tersebutlah bisa dilakukan pencarian kata kunci atau apa pun dalam bentuk tingkat lanjut lainnya yang ditawarkan oleh mereka, sampai akhirya anda menemukan situs itu pada hasil pencarian.

Beberapa tipe dari halaman dan link tidak dimsukkan kedalam kebanyakan search engine karena aturan-aturan tertentu. Beberapa yang lainnya tidak dimasukkan juga karena spider tidak dapat mengakses halaman tersebut.

Halaman yang tidak dimasukkan kedalam indeks disebut dengan “invisible web”, dimana anda tidak dapat melihat halaman dari hasil pencarian. Jumlah halaman ini bisa mencapai dua hingga tiga kali lebih besar dari halaman yang boleh ditampilkan.

Asri Tadda
Founder dan CEO AstaMedia Group. Konsultan internet marketing, SEO dan online advertising di Indonesia. Follow @AsriTadda, Asri Tadda on Facebook and Asri Tadda on Google+. Untuk tutorial blogging dan panduan bisnis online, silahkan kunjungi blog personal Asri Tadda.

Berikan Komentar Anda